Asal-mula Tradisi Parsel Lebaran di Indonesia, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan

BERITA TERBARU HARI INI – Asal-mula Tradisi Parsel Lebaran di Indonesia, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan. Lebaran merupakan momen yang penuh dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan berbagai tradisi yang khas. Salah satu tradisi yang tak terpisahkan dari perayaan Hari Raya lebaran adalah tradisi pemberian parsel. Mengutip kanal Citizen6 Liputan6.com pada Selasa, 26 Maret 2024, tradisi berbagi parsel ini ternyata sudah ada sejak momen panen raya yang berlangsung di masa kerajaan abad ke-16.

“Hantaran Lebaran yang hingga saat ini populer di kalangan masyarakat Indonesia merupakan bentuk transformasi dari tradisi hantaran hasil bumi yang dipersembahkan rakyat kepada raja dan kemudian dari raja untuk rakyatnya,” ujar sejarawan kuliner Universitas Padjadjaran, Fadly Rahman, dikutip dari Merdeka.

Pada masa kerajaan, masyarakat jelata biasa menghantarkan hasil buminya untuk raja. Ketika raja mengadakan pesta panen, biasanya akan membekalkan hasil olahan dan berbagai macam makanan serta kue yang akan dibawa pulang oleh rakyatnya.

Pada masa kolonial, kue-kue kering dalam kemasan toples mulai dikenal dan dijadikan parsel Lebaran yang diberikan keluarga Eropa untuk keluarga priyayi pribumi. Kue kering tersebut merupakan kue yang identik dengan lebaran saat ini, seperti nastar, kastengel, lidah kucing, dan putri salju.

Dalam perkembangannya, kini parsel lebaran tidak hanya berisi kue-kue saja. Ada berbagai macam barang yang bisa ditata menjadi parsel lebaran. Berikut merupakan ide parsel lebaran yang bisa dijadikan referensi, dikutip dari berbagai sumber.

1. Parsel Kosmetik dan Self Care

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *